Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) telah menyusun grand
design pendidikan karakter bangsa. Ditargetkan, seluruh satuan
pendidikan telah mengembangkannya pada 2014.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan
(Kabalitbang) Kemendiknas, Mansyur Ramli, pada Seminar Nasional
Pendidikan Karakter Bangsa di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat, belum
lama ini.
“Pusat kurikulum sampai saat ini sudah
membentuk master trainer yang diharapkan melatih para guru, kepala
sekolah, dan pengawas untuk bisa menghidupkan atau menjadi pioner
pendidikan karakter bangsa di satuan pendidikan,” kata Mansyur Ramli
saat membuka seminar tersebut.
Mansyur menyatakan optimistis pendidikan karakter dapat segera
diimplementasikan pada satuan pendidikan. Sekurang-kurangnya, kata dia,
25 persen satuan pendidikan mulai menerapkan pada 2012.
“Sudah banyak satuan pendidikan, perguruan tinggi, berbagai tokoh
masyarakat, dan pemerhati pendidikan yang sudah mengembangkan karakter
bangsa melalui pendidikan baik pendidikan formal maupun pendidikan
nonformal,” ujarnya.
Mansyur mengemukakan, hampir semua perguruan tinggi telah
mengembangkan pendidikan karakter bangsa. Berbagai satuan pendidikan,
kata dia, juga telah menerapkannya dengan bermacam cara seperti kantin
kejujuran di sekolah, melalui nilai-nilai keagamaan dan budaya.
“Dengan potret yang kita lakukan kita optimis. Tinggal mendorong dan
menularkan apa yang telah dikembangkan satuan pendidikan tertentu dan
masyarakat,” katanya.
Artikel Source : hxxp://sman1glenmore.sch.id/







0 komentar:
Posting Komentar